Takut Jadi Superman


anak indonesia
Creative

Coba deh kalian amati masa kecil kita, apa yang kita lakukan jika ingin menjadi superman ?? Cukupngambil selimut sebagai sayapnya lalu diikatkan dileher kita. Kita pada saat itu sudah merasa sangat yakin bahwa kita sudah menjadi superman dan siap membatu yang lemah.

Ketika kita menaiki sapu, seolah olah kita bisa terbang seperti harry potter. semua terasa nggak ada yang mungkin.

saatkecil kita sering memiliki gagasan, dan mudah merealisasikannya yaa tentunya karena kita percaya !!! Percaya jadi superman percaya bisa terbang dengan sapu ajaib seperti harry Potter kita sangat menikmati prosesnya....

Pada saat iku kita berada diposisi kreativitas dan tingkat kepercayaan yang tinggi. Akan tetapi ketika beranjak dewasa, Kondis dan situasinya mulai berbeda, kita dididik untuk mengikuti peraturan. Tidak boleh melakukan kesalahan jika salah maka mendapat nilai jelek, Jika benar mendapatkan Nilai Bagus.

Bertahun Tahun kita diajarkan untuk bisa menjawab dengan benar sesuai dengan pertanyaan yang sudah dibuat,

Mudah kita temukan generasi Muda yang lebih banyak meluangkan waktu untuk mengikuti Kursus Bimbel, agar bisa menjawab soal ujian Nasional.

Konsep Belajar kita tidak boleh salah kayak Robot , secara tidak sadar kita di pupuk oleh rasa ketakutan....
Kami tidak takut
#kami Tidak Takut

"Takut salah, Takut nilai Jelek, Takut nggak naik kelas & takut Kena Omelan orang tua"

Jika kita lihat pola kerja seperti itu, masa produktif kita sebagian besar dihabiskan untuk merasa takut salah , dan harus menjawab sesuai dengan jawaban yang ada, Kreativitas Pun lambat laun akan memusuhi kita

Rasa Takut Adalah Musuh Besar Dalam Kreatifitas

sepertunya mereka berada di dunia yang tidak tepat langkah lagkah yang bisa dilakukan hanya ada dua, Tetap bertahan di dunia yang kita tidak senang , atau kita berada di dunia yang kita cintai dengan  kita mencari atau mengubahnya

Superman Akan hilang kekuatannya Jika berada di plnet Krypton, Tetapi menjadi pahlawan di planet Bumi, (tempat kita tinggal heheh )
Berani Kreative
am Superman
Harry Potter pun terasa tersiksa tinggal di rumah bibinya yang Kejam , Tetapi ketika menemukan teman dengan minat yang sama di sekolah sihir Hogwarts, Harry Potter dapat mengasah Bakatnya bahkan dapat mengalahkan musuh Nomer Satu , Voledmort.

Nah sekarang bagimana dengan kamu , sudahkah berada diunia yang tepat......???
Previous
Next Post »