weareallmus.com Kali ini akan menjelaskan beberapa kriteria
penting dalam pemilihan power bank yang bagus dan berkualitas.
Karena semakin lama, semakin banyak pula orang yang
ingin mencari dahulu informasi sebanyak mungkin untuk produk yang akan dibeli.
Faktor pemilihan power
bank ini tak hanya berpengaruh kepada kinerja power bank itu sendiri,
tapi juga keawetan gadget yang Anda gunakan. Efek yang ditimbulkan juga
berdampak tak hanya jangka panjang, tapi juga jangka pendek.
Sayangnya masih banyak orang yang memilih untuk mengabaikan
kualitas demi harga yang murah bahkan semurah mungkin. Hingga memunculkan power
bank abal-abal.
Tentunya power bank kualitas rendah ini berdampak buruk.
Bahkan trik yang digunakan power bank abal-abal makin
nyeleneh untuk isu pengalihan fungsi.
Padahal itu akan membuat arus output tidak stabil. Ada yang
mempunyai fitur senter, tethering wifi, dan lain sebagainya.
Bukan tidak boleh memakai fitur tersebut, tapi kenyataan di
lapangan JUSTRU malah menghilangkan unsur fungsi keberadaan power
bank itu sendiri.
Waspada! Jangan tertipu pembelian power bank yang membuat
Anda menerima ini :
Agar tidak kejadian “membeli kucing dalam karung”, mari kita
masuk bahasan dengan tema :
8 Kriteria power bank yang bagus dan berkualitas
1. Sesuaikan Kapasitas power bank dengan Kebutuhan
Pilihlah kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Apakah
hanya untuk smartphone saja atau untuk tablet juga yang membutuhkan output
lebih besar. Power bank charger bersifat universal, artinya dengan port microUSB
/ miniUSB dapat mensuplai daya energi beberapa gadget yang berbeda tipe dan
merk-nya.
Kebanyakan orang ingin power bank sekecil mungkin tapi
dengan kapasitas sebesar mungkin.
Ini pemikiran yang salah!
Kalau rata-rata power bank dengan kapasitas 10.000 mAh
ukurannya cukup besar dan berat, tiba-tiba ada power bank dengan kapasitas sama
yang ukurannya menjadi setengahnya dan lebih ringan jauh, patut dipertanyakan.
Intinya jika semakin besar kapasitas power bank, maka
semakin besar pula ukuran fisiknya.
Jadi ukuran dan berat menentukan besarnya kapasitas power
bank. Karena Powe rbank bukan barang dengan bobot yang ringan.
Tetap hati-hati, jangan hanya melihat faktor kapasitas dalam
keputusan Anda melakukan pembelian. Gambar diatas adalah kejahatan oknum penjual
yang meletakkan pasir supaya power bank menjadi berat. Karena baterai itu seperti botol air. Untuk kapasitas air
yang lebih banyak, botolnya harus lebih besar.
2. Fitur Triple Safety Protection
Masalah utama dan bahaya dari baterai Li-Ion dan baterai
Li-Polymer adalah baterai akan terlalu panas ketika di isi daya untuk
waktu yang lama. Biasanya ada fitur pencegahan Overcharge IC atau Overheat
Protection (OHP) pada papan sirkuit untuk memotong pengisian saat baterai
terisi penuh.
Dengan syarat jika IC-nya berfungsi, jika tidak maka baterai
kemungkinan akan terbakar / meledak ketika di-charge secara berlebihan.
Bahkan banyak di temui di pasaran Power bank yang tidak dilengkapi dengan
Overcharge IC.
Atau Fitur Overload Protection (OLP) sering
disebut Auto Stop Charger, fitur ini bisa membaca saat dimana gadget kamu
sudah terisi penuh dayanya maka proses charging akan dimatikan secara
otomatis oleh si Power bank.
Dan Fitur Overheat Protection (OHP) yang berfungsi
mencegah terjadinya overheat atau panas berlebihan. Fitur inilah yang
bisa bikin gadget kamu jadi stabil suhunya.
Kelemahan lain dari baterai Li-Ion adalah life time akan
sangat berkurang jika mereka beroperasi di suhu tinggi 45° C keatas. Oleh
karena itu, perlu di waspadai ketika kita akan membeli Power bank, cari barang
yang memiliki merk walaupun tentu harganya tidak murah.
3. Cell Battery
Cell yang dimaksud yaitu baterai yang dipakai dalam Power
bank tersebut menggunakan jenis cell apa?
Yang terbaik dan sudah terbukti kualitasnya adalah Japan
Cells (Sanyo & Samsung).
4. Colokan atau Konektor
Kalau Anda beli Powerbank lalu dapat banyak colokan, jangan
bangga dulu. Perlu Anda ketahui, konektor tersebut memperpendek umur gadget dan
baterai bahkan bisa bikin rusak.
Gunakan kabel data bawaan gadget Anda karena sudah dirancang
sesuai dengan gadget jadi daya output yang dikeluarkannya pun relatif stabil.
5. Kelengkapan Power Bank
Coba cek kelengkapan yang disediakan oleh power bank
tersebut. Power bank bisa dianggap lengkap bisa memiliki konektor, kabel A/C,
baterai yang asli dan lampu indikator wseperti contoh power
bank panasonic dibawah :
6. Garansi Produk
Power bank yang baik biasanya berani memberikan garansi
minimal 6 bulan hingga 1 tahun. Karena garansi itu mencerminkan tingkat kualitas
suatu merk. Namun Powerbank abal-abal sekarang juga berani memberikan garansi 1
tahun, bedanya yang abal-abal meskipun digaransi 1 tahun kalau rusak garansinya
susah karena service center nya masih jarang.
7. Harga Power Bank
Ini masalah krusial yang membuat banyak orang membeli
powerbank yang salah. Kalau di pasaran misalkan harga powerbank dengan
kapasitas 10.000 mAh rata-rata Rp 900 ribu, ketika ada power bank
dengan kapasitas yang sama tetapi berharga hanya setengahnya, berhati-hatilah,
mungkin kapasitasnya tidak benar, mungkin juga sistem keamanannya tidak
terjamin.
8. Merk Power Bank Yang Bagus
Untuk masalah merk, idealnya power bank
terbaik kuncinya adalah barang sesuai dengan isi. jika barang bagus
maka harga mahal. jika barang jelek maka harga murah. Karena setiap merk
power bank mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Ada yang kualitasnya bagus, tapi harganya mahal. Ada yang
harga murah, tapi fitur kurang lengkap, dan sebagainya.
Pesan saya, Jaga baik-baik gadget Anda dan pilihlah Power
bank yang berkualitas bukan dari harganya.
Lebih baik mengeluarkan sedikit uang untuk Power bank yang
berkualitas bagus daripada gadget Anda yang nilainya jutaan menjadi taruhannya.
Tak hanya barang, tapi data penting di gadget Anda juga bisa hilang.
Itulah 8 kriteria penting power bank yang bagus
dan berkualitas untuk Anda.
Semoga bermanfaat




ConversionConversion EmoticonEmoticon